Perlindungan hukum terhadap pencari suaka etnis rohingnya di Thailand ditinjau dari hukum hak asasi manusia internasional

Purnama, Yunita (2010) Perlindungan hukum terhadap pencari suaka etnis rohingnya di Thailand ditinjau dari hukum hak asasi manusia internasional. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[img] Text
1.pdf - Published Version

Download (94kB)

Abstract

(A) Nama : Yunita Purnama (NIM: 205060046) (B) Judul Skripsi : Perlindungan Hukum Terhadap Pencari Suaka Etnis Rohingya di Thailand Ditinjau dari Hukum Hak Asasi Manusia Internasional. (C) Halaman : ix + 130 + 75 + 2010 (D) Kata Kunci : Perlindungan Pencari Suaka, Hukum Hak Asasi Manusia Internasional. (E) Isi : Pencari suaka merupakan persoalan klasik yang timbul dalam peradaban umat manusia sebagai akibat adanya rasa takut yang sangat mengancam keselamatan mereka. Di Myanmar, etnis Rohingya harus menghadapi kekerasan yang dilakukan dari pemerintah Myanmar, sehingga mereka melarikan diri dari Myanmar. Pada awal tahun 2009, kedatangan sebagian etnis Rohingya yangpergi menuju Thailand dianggap negara itu sebagai imigran gelap, namun media massa mengklaim bahwa mereka adalah pengungsi. Thailand menyatakan bahwa etnis Rohingya adalah imigran gelap dan akan mengembalikan ke negara Myanmar. Myanmar enggan menerima etnis Rohingya di Thailand tersebut. Mereka membantah bahwa etnis Rohingya di Thailand berasal dari negara itu. Kemudian, Thailand dengan sengaja membuang etnis Rohingya di Thailand tersebut ke laut lepas secara paksa. Status etnis Rohingya menentukan perlindungan hukum terhadap mereka. Permasalahannya adalah apakah etnis Rohingya di Thailand berhak mendapatkan perlindungan hukum berdasarkan hukum hak asasi manusia internasional? Penulis menggunakan metode penelitian hukum normatif dan bersifat deskriptif, serta melakukan wawancara dengan Direktur Direktorat Hak Asasi Manusia dan Kemanusiaan, Departemen Luar Negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etnis Rohingya merupakan pencari suaka. Kesimpulannya, etnis Rohingya berhak atas perlindungan hukum sebagai individu dan pencari suaka sehingga Thailand telah melanggar hak asasi manusia. Penulis memberikan saran sebaiknya Thailand meratifikasi konvensi internasional mengenai hak asasi manusia dan memberikan kesempatan kepada UNHCR untuk memberikan status pengungsi kepada etnis Rohingya. (F) Acuan : 91 (1933-2009) (G) Pembimbing Drs. Teddy Nurcahyawan, SH.,MA. (H) Penulis Yunita Purnama

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Puskom untar untar
Date Deposited: 19 Jun 2017 01:49
Last Modified: 19 Jun 2017 01:49
URI: http://repository.untar.ac.id/id/eprint/1356

Actions (login required)

View Item View Item