Tidak terpenuhinya prestasi dalam perjanjian antara PT Ranyza dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)

Suerwan, Suerwan (2010) Tidak terpenuhinya prestasi dalam perjanjian antara PT Ranyza dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[img] Text
2.pdf - Published Version

Download (92kB)

Abstract

(A) Nama : Suerwan ( NIM: 205050037 ) (B) Judul Skripsi : Tidak terpenuhinya prestasi dalam perjanjian antara PT. Ranyza Energi dan PT.Perusahaan Listrik Negara (Persero) (C) Halaman : ix + 101 (D) Kata Kunci : Perjanjian Jual Beli, Wanprestasi (E) Isi : Perjanjian jual beli merupakan kesepakatan antara para pihak yang berisi hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh para pihak yang membuatnya, perjanjian jual beli dibuat untuk menjamin kepastian hukum bagi para pihak dalam perjanjian, pelaksanaan Perjanjian Jual Beli sering kali terjadi masalah seperti ada pihak yang tidak dapat memenuhi kewajibannya sesuai dengan apa yang dijanjikan dalam perjanjian atau disebut juga sebagai wanprestasi sehingga bagaimanakah suatu Perjanjian Jual Beli Listrik antara PT. RE dengan PT. PLN tetap berjalan walaupun prestasi tidak terpenuhi ?. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan tipe penelitian deskriptif yang meneliti bahan kepustakaan yang disertai dengan wawancara. Data penelitian memperlihatkan bahwa pihak PT. RE sebagai pihak penjual telah melakukan wanpretasi karena tidak dapat memenuhi salah satu kausul dalam perjanjian. Dalam hal wanprestasi pihak yang melakukanya harus dikenakan sanksi sesuai dengan isi perjanjian seperti denda maupun pembatalan perjanjian tetapi dalam kasus ini perjanjian tetap berjalan tanpa adanya sanksi dari pihak PT. PLN hal tersebut jelas bertentangan dengan Pasal 1338 Ayat (1) KUHPerdata dimana perjanjian berlaku sebagai undang-undang bagi para pihak yang membuatnya, dalam hal ini sebaiknya pihak PT. RE dengan pihak PT. PLN membuat penambahan ataupun penggantian isi dari Perjanjian Jual Beli Listrik mengenai hak kepemilikan atas tanah, karena tidak dimungkinkan untuk mendapatkan hak kepemilikan atas tanah di kawasan hutan lindung guna tidak timbul masalah kedepannya, dan proses pembangunan serta jual beli listrik antara PT. RE dan PT. PLN berjalan dengan baik sehingga daerah Sumatera Utara tidak lagi menjadi daerah yang kekurangan pasokan listrik. (F) Acuan : 20 (1981 ? 2008) (G) Pembimbing : Mulati, S.H., M.H (H) Penulis Suerwan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Puskom untar untar
Date Deposited: 14 Jul 2017 07:30
Last Modified: 14 Jul 2017 07:30
URI: http://repository.untar.ac.id/id/eprint/1447

Actions (login required)

View Item View Item