Analisis Pemutusan Hubungan Kerja Yang Dilakukan Oleh PT. Carrefour Indonesia Terhadap Karyawannya Ditinjau Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan (Studi Kasus: Pemutusan Hubungan Kerja Yang Dilakukan Oleh PT. Carrefour Indonesia Terhadap Galih Prasetyo)

Sari, Yuliana (2012) Analisis Pemutusan Hubungan Kerja Yang Dilakukan Oleh PT. Carrefour Indonesia Terhadap Karyawannya Ditinjau Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan (Studi Kasus: Pemutusan Hubungan Kerja Yang Dilakukan Oleh PT. Carrefour Indonesia Terhadap Galih Prasetyo). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[img] Text
5.pdf - Published Version

Download (72kB)
[img] Text
5 (1).pdf - Published Version

Download (85kB)

Abstract

(A) Nama : YULIANA SARI (NIM: 205080057) (B) Judul Skripsi : Analisis Pemutusan Hubungan Kerja Yang Dilakukan Oleh PT. Carrefour Indonesia Terhadap Karyawannya Ditinjau Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan (Studi Kasus: Pemutusan Hubungan Kerja Yang Dilakukan Oleh PT. Carrefour Indonesia Terhadap Galih Prasetyo). (C)Halaman : viii + 88 + Lampiran + 2011. (D)Kata kunci : Pemutusan Hubungan Kerja, Karyawan, PT. Carrefour Indonesia. (E)Isi : Dalam dunia pekerjaan terdapat beberapa aspek yang berkaitan dengan bidang hukum, terutama hukum ketenagakerjaan. Dalam hukum ketenagakerjaan diatur mengenai PHK. Seperti contohnya pada kasus Carrefour dengan Galih Prasetyo, dimana Galih bekerja dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu dan mengalami PHK yang dilakukan oleh Carrefour. Apakah pelaksanaan pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh PT. Carrefour Indonesia terhadap Galih Prasetyo telah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan? Teori-teori yang dipakai adalah teori perjanjian kerja, hubungan kerja dan PHK. Penulis menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan sifat penelitian deskriptif analitis, didukung dengan wawancara kepada ahli hukum, serta praktisi hukum di bidang hukum ketenagakerjaan. Data penelitian memperlihatkan bahwa pelaksanaan PKWT antara Carrefour dengan Galih tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sehinga PKWT demi hukum berubah menjadi Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu dan apabila Carrefour ingin melakukan PHK terhadap Galih, maka PHK harus dilakukan sesuai dengan prosedur PKWTT. Pada kenyataannya Carrefour dalam melakukan PHK terhadap Galih menggunakan prosedur PHK perjanjian kerja waktu tertentu. Kesimpulannya adalah PHK yang dilakukan Carrefour terhadap Galih Prasetyo tidak sesuai dengan Pasal 58 ayat 1, 59 ayat 2, 4, 5 dan 6, Pasal 151 ayat 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Saran penulis sebaiknya pengusaha dalam membuat perjanjian kerja waktu tertentu dengan pekerja kontrak tidak mensyaratkan masa percobaan, harus memberitahukan maksu perpanjangan perjanjian kerja, memberikan jeda waktu pembaharuan perjanjian kerja serta pemerintah seharusnya melakukan pengawasan yang lebih ketat kepada pengusaha yang melakukan pelanggaran PHK dan memberikan sanksi yang tegas kepada pengusaha untuk memberikan kepastian hukum kepada pekerja waktu tidak tertentu. (F)Acuan : 33 (1983-2011). (G)Pembimbing : Hj. Mulati, S.H., M.H (H)Penulis : Yuliana Sari

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Puskom untar untar
Date Deposited: 31 Jul 2017 03:33
Last Modified: 31 Jul 2017 03:33
URI: http://repository.untar.ac.id/id/eprint/1565

Actions (login required)

View Item View Item