REVITALISASI BENTENG MARTELLO DI PULAU KELOR KEPULAUAN SERIBU

Priyomarsono, Naniek Widayati (2015) REVITALISASI BENTENG MARTELLO DI PULAU KELOR KEPULAUAN SERIBU. Seminar Nasional ECO-LOGIC CITY Perencanaan dan Pengembangan Pesisir.

[img]
Preview
Text
11. (v) REVITALISASI BENTENG MARTELLO DI PULAU KELOR KEPULAUAN SERIBU.pdf

Download (404kB) | Preview
[img] Text
PROSEDING-REVITALISASI BENTENG MARTELLO DI PULAU KELOR KEPULAUAN SERIBU.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pulau Kelor/Kherkof mempunyai luas sekitar 2 Ha, berada pada gugusan Kepulauan Seribu berdekatan dengan gugusan yang sama dengan Pulau Petondan Besar, Pulau Petondan Kecil, Pulau Kelapa, Pulau Onrust dan Pulau Bidadari. Pulau Kelor tidak berpenghuni, terdapat peninggalan Belanda berupa galangan kapal serta benteng yang bernama Martello dibangun VOC untuk menghadapi serangan Portugis di abad ke 17. Selain itu terdapat kuburan Kapal Tujuh atau Sevent Provincien serta awak kapal berbangsa Indonesia yang memberontak dan akhirnya gugur di tangan Belanda. Disekitar pulau terlihat ada beberapa beton pemecah ombak terpancang di tepian, untuk menghalangi adanya abrasi. Apabila dilihat dari perletakan pulaunya yang berada pada gugusan Pulau Seribu tetapi berdekatan dengan pantai Utara Jakarta. Jaraknya ke Pantai Ancol sekitar 1,8 kilometer atau satu jam pelayaran dengan kapal motor. Adanya benteng yang berada di pulau tersebut sebagai peninggalan sejarah, maka layaklah kalau pulau tersebut direvitalisasi sehingga dapat menampung fungsi yang dibutuhkan oleh masyarakat sekarang ini. Tujuan penelitian untuk mengembangkan pulau Kelor sebagai salah satu obyek wisata pulau dengan icon benteng Martello, sebagai bagian dari pulau Seribu. Metode yang dipakai grounded research theory, dengan cara mengadakan pengamatan terhadap pulau Kelor dan pulau-pulau di sekitarnya, pengukuran pulau, pengukuran benteng Martello, pendataan kondisi yang ada di seluruh pulau, mengukur kekuatan angin tertinggi, mengukur percepatan dan besaran ombak terbesar, mengukur kekuatan tanah terhadap gaya gempa dan abrasi, menggambar ulang semua data eksisting, membuat Analisis dengan teori-teori revitalisasi dan pengembangan pulau berdasar data-data yang ada. Hasil yang didapat berupa guide lines desain revitalisasi benteng Martello dan konsep pengembangan pulau.

Item Type: Article
Subjects: Karya Ilmiah Dosen > Fakultas Teknik
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Arsitektur
Depositing User: S2 Arsitek UNTAR
Date Deposited: 08 Mar 2018 06:40
Last Modified: 19 Sep 2018 03:18
URI: http://repository.untar.ac.id/id/eprint/1757

Actions (login required)

View Item View Item