Koefisien Distribusi Kendaraan untuk Perancangan Tebal Perkerasan Lentur di Mataram, Bandung dan Surabaya

Putranto, Leksmono Suryo and Setyarini, Ni Luh Putu Shinta Eka (2010) Koefisien Distribusi Kendaraan untuk Perancangan Tebal Perkerasan Lentur di Mataram, Bandung dan Surabaya. Jurnal Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi, x (2). ISSN 1411-2422

[img]
Preview
Text
2010 KOEFISIEN DISTRIBUSI KENDARAAN MATARAM BANDUNG SURABAYA.pdf - Submitted Version

Download (542kB) | Preview
Official URL: http://journal.unpar.ac.id/index.php/journaltransp...

Abstract

Sehubungan dengan sistem lalu-lintas Indonesia, sebagian besar kendaraan berat atau kendaraan yang berjalan relatif lambat diperkirakan melaju di lajur paling kiri. Sebaliknya lajur paling kanan diperkirakan sebagian besar dipergunakan oleh kendaraan berkecepatan tinggi. Pengetahuan mengenai hal ini bila telah komprehensif dapat dimanfaatkan untuk mengoreksi koefisien distribusi kendaraan (C) pada Petunjuk Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya dengan Metode Analisa Komponen (SKBI-2.3.26.1987). Penelitian ini membahas pengaruh karakteristik kota, konfigurasi lajur dan tingkat arus terhadap distribusi lalu-lintas berbagi jenis kendaraan di lajur-lajur jalan kota. Tahun ini sudah 3 kota yang diobservasi yaitu Mataram, Bandung dan Surabaya. 10 ruas jalan yang diobsrvasi di 3 kota tersebut meliputi 6 ruas jalan 4 lajur-2 arah bermedian dan 4 ruas jalan 6 lajur-2 arah bermedian. Survey dilaksanakan pada 1 hari kerja normal selama masing-masing 24 jam per ruas. Pencacahan lalu-lintas dikelompokkan per periode waktu 15 menit, per arah dan per lajur untuk 3 jenis kendaraan yaitu Kendaraan Ringan, Kendaraan Berat dan Sepeda motor. Hasilnya direkapitulasi dan dikonversi ke bentuk persentase tiap jenis kendaraan per lajur per arah per 15 menit. Dengan menggunakan uji-t selisih mean persentase kendaraan sebagai teknik analisis diperoleh beberapa kesimpulan. Pertama, lajur desain adalah lajur paling kanan. Ke dua, nilai C di Mataram, Bandung dan Surabaya lebih tinggi dari nilai C pada SKBI-2.3.26.1987 untuk jalan 4 lajur-2 arah bermedian dan jalan 6 lajur-2 arah bermedian.

Item Type: Article
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Karya Ilmiah Dosen > Fakultas Teknik
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Leksmono suryo putranto
Date Deposited: 28 May 2018 00:33
Last Modified: 21 Aug 2018 11:54
URI: http://repository.untar.ac.id/id/eprint/1879

Actions (login required)

View Item View Item