Redy, Ahmad (2005) Darurat kebijakan pemenuhan kebutuhan hasil sumberdaya alam dipasar dalam negeri. Masters thesis, Universitas Tarumanegara.
|
Text
1..pdf Download (745kB) | Preview |
Abstract
Liberalisasi ekonomi berdampak pada liberalisasi produk sumber daya alam (SDA) Indonesia. Produk SDA secara ideal dilaporkan terlebih dahulu untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri sebelum diliberalisasi dipasar bebas karena menyangkut ketahanan nasional Indonesia. Tulisan ini akan melakukan kajian mengenai: 1. Bagaimanakah pengaturan kewajiban pemenuhan kebutuhan dalam negeri atas komoditas sumber daya alam di Indonesia dan 2. Hambatan dan tantangan apa saja yang mungkin timbul atas kewajiban pemenuhan kebutuhan dalam negeri dalam rangka ketahanan nasional? Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian hukum normatif. Adapun jawaban permasalahan tersebut, pertama peraturan perundang-undangan bidang SDA yang telah mengenal pemenuh kebutuhan dalam negeri, tetapi adapula peraturan perundang-undangan yang tidak mengatur. Kedua, hambatan pemenuhan kebutuhan dalam negeri atas hasil sumber daya alam meliputi hambatan regulasi, implementasi, dan kapasitas. Lalu tantangannya meliputi tantangan perkembangan paham liberalisasi, komodifikasi, SDA dan ketahanan SDA. Adapun saran dari hasil kajian ini, antara lain pembuat kebijakan harus menentukan secara ketat komoditas SDA yang akan diekspoort mengurangi bahkan menghilangkan eksport bahan mentah; dan tegas kepada pelaku usaha untuk memenuhi kewajiban. pemenuhan dalam negeri. Kata Kunci: Kebutuhan dalam negeri SDA, pasar
Item Type: | Thesis (Masters) |
---|---|
Subjects: | Penelitian > Fakultas Hukum |
Divisions: | Pascasarjana |
Depositing User: | Puskom untar untar |
Date Deposited: | 02 Jul 2018 04:15 |
Last Modified: | 04 Dec 2018 06:40 |
URI: | http://repository.untar.ac.id/id/eprint/2344 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |