Analisi Transaksi Home Office Expense Antara Pihak Yang Mempunyai Hubungan Istimewa : Studi KasusPutusan Pengadilan Pajak Nomor PUT.29126/PP/M.VII/13/2011 Yang Dikuatkan Dengan Putusan Mahkamah Agung Nomor 230/B/PK/PJK/2012 / Oleh Daud Jahya Saragih

SARAGIH, DAUD JAHYA (2015) Analisi Transaksi Home Office Expense Antara Pihak Yang Mempunyai Hubungan Istimewa : Studi KasusPutusan Pengadilan Pajak Nomor PUT.29126/PP/M.VII/13/2011 Yang Dikuatkan Dengan Putusan Mahkamah Agung Nomor 230/B/PK/PJK/2012 / Oleh Daud Jahya Saragih. Masters thesis, UNIVERSITAS TARUMANEGARA.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata Kunci :Transfer Pricing Isi Abstrak : Multinational Enterprise (MNE) menggunakan berbagai teknik untuk melakukan tax planning dengan tujuan akhir untuk memperoleh laba global setelah pajak yang maksimal. Salah satu cara yang digunakan dengan alokasi biaya dari induk perusahaan (parent company) kepada anak perusahaan (subsidiary company). Adanya hubungan istimewa antara perusahaan dan anak perusahaan dapat menimbulkan adanya transaksi yang tidak berdasarkan prinsip kelajiman usaha dan prinsip harga yang wajar. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah mengapa terdapat alokasi Home Office Expense, Royalti, dan Jasa pada perusahaan MNE, bagaimana ketentuan Home Office Expense, Royalti, dan Jasa menurut UU PPh Nomor 17 Tahun 2000 dan P3B Indonesia Belanda, dan apakah Putusan Pengadilan Pajak terkait kasus Home Office Expense yang dikuatkan dengan putusan Mahkamah Agung telah sesuai dengan ketentuan PPh, P3B Indonesia Belanda, dan doktrin perpajakan. Penelitian ini menemukan jawaban pengalokasian Home Office Expense pada MNE dengan tujuan akhir untuk memperoleh efisiensi pajak global. Tax planning yang dilakukan MNE sangat kompleks dan melibatkan beberapa entitas usaha di beberapa yurisdiksi pemajakan sehingga menyulitkan otoritas pajak untuk menganalisis transaksi secara mendalam. Adanya hubungan istimewa antara para pihak dalam MNE dapat menimbulkan transaksi tidak didasari prinsip kelajiman dan prinsip harga yang wajar. Alokasi Home Office Expense dari induk perusahaan kepada anak perusahaan tidak diakui dalam UU PPh Tahun 2000. dan dalam P3B Indonesia-Belanda karena menganut prinsip separated entity. Ratio decidendi yang menjadi pertimbangan majelis untuk memutuskan Alokasi Home Office Expense dalam Putusan pengadilan Pajak nomor PUT.29126/PP/M.VII/13/2011 tanggal 10 Pebruari 2011 sebagai royalti tidak didasari dengan fakta-fakta hukum yang komprehensif. Ratio decidendi terkait hubungan istimewa antara anak perusahaan dan induknya tidak menjadi pertimbangan hukum dalam memutuskan perkara sehingga putusan yang diambil kurang memenuhi asas yuridis maupun material.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Thesis > Pascasarjana
Divisions: Pascasarjana
Depositing User: Puskom untar untar
Date Deposited: 05 Jul 2018 09:18
Last Modified: 05 Jul 2018 09:18
URI: http://repository.untar.ac.id/id/eprint/3217

Actions (login required)

View Item View Item