Analisis Kepailitan Persero Sebagai Badan Usaha Milik Negara (Studi Kasus PT Istaka Karya (Persero))?/ oleh Eko Prasetyo

Prasetyo, Eko (2014) Analisis Kepailitan Persero Sebagai Badan Usaha Milik Negara (Studi Kasus PT Istaka Karya (Persero))?/ oleh Eko Prasetyo. Skripsi thesis, Universitas Tarumanegara.

Full text not available from this repository.

Abstract

Latar belakang dalam penulisan tesis ini adalah membahas kepailitan PT Istaka Karya (Persero) (Istaka) selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berbentuk Persero. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam Putusan No. 73/PAILIT/2010/PN.JKT.PST dan Putusan Mahkamah Agung No. 124 K/Pdt.Sus/2011 mengenai Perkara dimaksud, kedua putusan tersebut memiliki perbedaan dalam menafsirkan ketentuan Pasal 2 Ayat (5) Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan normatif, dengan spesifikasi penelitian menggunakan deskiptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder, meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka (library research), dengan teknik analisis data menggunakan teknik deduksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Istaka tidak melunasi utangnya yang berasal dari penerbitan surat sanggup atas tunjuk terhadap PT JAIC Indonesia (JAIC). Berdasarkan fakta hukum, JAIC mengajukan gugatan ke pengadilan negeri hingga kasasi ke Mahkamah Agung, tapi hal ini tidak membuat Istaka melunasi utangnya. Sampai pada akhirnya, JAIC mengajukan permohonan pernyataan pailit terhadap Istaka. Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam Putusan No. 73/PAILIT/2010/PN.JKT.PST menolak permohonan pailit JAIC. Berdasarkan putusan tersebut, JAIC mengajukan kasasi, hasilnya Mahkamah Agung dalam putusan No. 124 K/Pdt.Sus/2011 mengabulkan permohonan pailit terhadap Istaka. Kesimpulannya bahwa putusan Mahkamah Agung telah sesuai dengan Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. Dari penelitian ini diketahui bahwa BUMN Persero adalah Perseroan Terbatas, sehingga terhadapnya berlaku ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, dan karenanya pula Istaka sebagai BUMN berbentuk Persero dapat dipailitkan. ABSTRACT Judul Tesis : The Analysis of Bankruptcy on Persero as The Stated Owned Enterprises (Case Study PT Istaka Karya (Persero)) Name of Student : Eko Prasetyo NIM : 207112001 Keywords : Persero, Bankruptcy, Stated Owned Enterprises Contents of Abstract : The Background of this thesis is to study on bankruptcy of PT Istaka Karya (Persero) (Istaka) as Stated Owned Enterprises which has the form as Persero. The purpose of this research is to analyze The Desicion of Commercial Court on District Court of Central Jakarta No. 73/PAILIT/2010/PN.JKT.PST and The Desicion of Supreme Court No. 124 K/Pdt.Sus/2011 regarding the case herein, both of decisions have differences in the intrepetation of Article 2 Paragraph (5) Law Number 37 Year 2004 regarding Bankruptcy and Postponement of Debt Payment. The Method of this research is normative approach, on specification of this research is analytical description. The research data used secondary data, including primary lawful material, secondary lawful material and tertiary lawful material. The technical on collecting data is library research, with deduction technic. The results showed that Istaka not repay the debt from the issuance of promissory notes at sight against PT JAIC Indonesia (JAIC). Based on the legal facts, JAIC filed a lawsuit to the District Court until filed appeal to the Supreme Court, but these act did not make Istaka repay the debt. Finally, JAIC filed a bankruptcy petition against Istaka. Commercial Court on District Court of Central Jakarta in The Decision No. 73/PAILIT/2010/PN.JKT.PST was rejected the bankruptcy petition from JAIC. Based on this decision, JAIC filed the appeal, the result was the Supreme Court in Decision No. 124 K/Pdt.Sus/2011 made that Istaka was bankrupt. It can be concluded that The Decision of The Supreme Court was in accordance with Law Number 37 Year 2004 regarding Bankruptcy and Postponement of Debt Payment. From this research it is known that State Owned Enterprises which has the form as Persero is a Limited Liability Company, therefore it shall comply with the provisions in Law No. 40 Year 2007 regarding Limited Liability Companies, and hence Istaka as Stated Owned Enterprises which has form as Persero can be bankrupted.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Persero, Kepailitan, BUMN
Subjects: Thesis > Pascasarjana
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Puskom untar untar
Date Deposited: 09 Jul 2018 01:38
Last Modified: 09 Jul 2018 01:38
URI: http://repository.untar.ac.id/id/eprint/3500

Actions (login required)

View Item View Item