WULANDARI, DESI AYU (2021) Prevalensi Gerd Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2017-2019. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
![]() |
Text
WULANDARI, DHEA ASIH 405180061.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
GERD merupakan penyakit yang sudah menglobal, dan temuan bukti merujuk bahwa prevalensinya terus meningkat. Terutama tertinggi pada negara-negara di Amerika Utara, Australia, dan Eropa bagian Utara. Dari penelitian yang dilakukan prevalensi GERD di negara-negara pada Asia Tenggara adalah 28% di China, 46% di Hong Kong, 15% di Indonesia, 16% di Jepang, 17% di Korea Selatan dan 25% di Singapura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi GERD pada mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2017-2018. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode cross sectional. Variabel penelitian adalah GERD dan sub variable penelitian meliputi: jenis kelamin, indeks massa tubuh, gejala klinis, kebiasaan konsumsi kopi, kebiasaan konsumsi teh dan kebiasaan konsumsi makanan pedas. Pada studi ini didapatkan distribusi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2017-2019 (n=305) yang kemungkinan menderita GERD dengan menggunakan kuesioner GERDQ yaitu sebanyak 31 (10,2%), dengan proporsi terbesar pada perempuan yaitu sebanyak 25 responden (80,6%), kelompok responden yang menderita GERD mayoritas memiliki status gizi normal (yang dinilai dengan IMT) yaitu sebanyak 16 responden (51,6%), 31 dari 31 responden dengan GERD memiliki gejala regurgitasi, sedangkan pada gejala heartburnhanya 23 responden dari 31 (29,9%) responden yang mengalami hal tersebut, 28 dari 31 responden yang menderita GERD memiliki kebiasaan mengonsumsi kafein (90,3%), dengan proporsi terbanyak yaitu 18 dari 31 responden (58,1%) mengonsumsi kafein (± 1-2 kali dalam satu minggu), sebanyak 24 dari 31 responden yang menderita GERD tidak memiliki kebiasaan minum alkohol, sebanyak 29 dari 31 responden (93,5%) yang menderita GERD memiliki kebiasaan konsumsi makanan pedas, 30 dari 31 (96,8%) responden yang menderita GERD tidak memiliki kebiasaan merokok
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Additional Information: | Halim, Samuel |
Uncontrolled Keywords: | GERD, Mahasiswa, GERDQ |
Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Kedokteran |
Divisions: | Fakultas Kedokteran > Kedokteran |
Depositing User: | FK Perpus |
Date Deposited: | 16 Jan 2025 00:44 |
Last Modified: | 16 Jan 2025 00:44 |
URI: | http://repository.untar.ac.id/id/eprint/43352 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |