Pradana, Alpran Prabaswara (2024) Perlindungan Hukum Terhadap Anak Pengungsi Rohingya di Indonesia. Masters thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
Halaman Depan_Alpran Prabaswara Pradana_207211016.pdf Download (3MB) | Preview |
|
![]() |
Text
Bab isi_Alpran Prabaswara Pradana_207211016.pdf Restricted to Repository staff only Download (149MB) |
|
![]() |
Text
Daftar Pustaka_Alpran P.P_207211016.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
|
![]() |
Text
Lampiran_Alpran Prabaswara Pradana_207211016.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Kajian-kajian tentang Rohingya sudah cukup banyak ditemukan, namun kajian tersebut lebih terfokus kepada faktor yang menyebabkan status stateless anak lahir dari perkawinan campuran Rohingya. Disertasi ini menyuguhkan hal yang berbeda, yakni lebih dari perihal kajian kritis rekonstruksi perlindungan hukum bagi anak yang lahir dari perkawinan campuran antara Warga Negara Indonesia dengan pengungsi Rohignya di Medan. Perkawinan campuran dengan pengungsi Rohingya ini akan semakin bertambah ke depannya, hal ini memberikan dampak yang sangat besar dengan generasi bangsa Indonesia ke depannya terutama status anak sebagai warga negara. Permasalahan dalam disertasi ini adalah: 1) Bagaimana pengaturan pelaksanaan hukum perkawinan campuran berdasarkan hukum positif di Indonesia? 2) Bagaimana pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak yang lahir dari perkawinan campuran Warga Negara Indonesia dengan pengungsi Rohingya yang berstatus stateless person? 3) Bagaimana rekonstruksi perlindungan hukum bagi anak di Indonesia ke depan?. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris. Penelitian lapangan dilakukan guna memperoleh data primer dengan instrument penelitian berupa wawancara, observasi, serta data yang diambil dari Kemenkumham, UNHCR, IOM, dan Shelter Camp Hotel Pelangi Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih lemahnya hukum positif di Indonesia dan status hukum anak yang lahir dari perkawinan campuran Warga Negara Indonesia dengan pengungsi Rohingya yang berstatus stateless dalam hukum nasional, dan internasional secara garis besar belum memberikan perlindungan terhadap status hukum anak. Novelty disertasi ini pembaharuan undang-undang kewarganegaraan pada Pasal 19A yaitu memberikan perlindungan terhadap orang- orang stateless melalui Naturalisasi yang telah mendiami 10 tahun dan mempunyai anak. Dan perlunya anak mendapatkan kepastian hukum atas legal status kewarganegaraan serta mengambil langkah-langkah proaktif seperti pengumpulan data kependudukan untuk mengurangi situasi kewarganegaraan di Indonesia.
Item Type: | Thesis (Masters) |
---|---|
Additional Information: | Ida Bagus Gede Subawa, S.H., M.H. |
Uncontrolled Keywords: | Rekonstruksi Pengaturan, Perlindungan Hukum, Anak Perkawinan Campuran, Rohingya, Stateless Person. |
Subjects: | Tesis Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum |
Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | FH Perpus |
Date Deposited: | 11 Nov 2024 08:57 |
Last Modified: | 11 Nov 2024 09:00 |
URI: | http://repository.untar.ac.id/id/eprint/45150 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |