Akibat hukum berita acara pemeriksaan sebagai dasar surat tuntutan yang cacat karena adanya penganiayaan (contoh kasus putusan No. 574/Pid.B/2009/PN.Cbn) / oleh Wulan Dari

DARI, WULAN Akibat hukum berita acara pemeriksaan sebagai dasar surat tuntutan yang cacat karena adanya penganiayaan (contoh kasus putusan No. 574/Pid.B/2009/PN.Cbn) / oleh Wulan Dari. skripsi.

[img] Text
Akibat Hukum Adanya Putusan Pengadilan Negeri.pdf

Download (46kB)

Abstract

abstrak (A) Nama: Wulan Dari (NIM : 205060040) (B)Judul Skripsi: Akibat Hukum Berita Acara Pemeriksaan Sebagai Dasar Surat Tuntutan Yang Cacat Karena Adanya Penganiayaan (Contoh Kasus: Putusan No. 574/Pid. B/2009/PN. Cbn). (C) Halaman : ix+131+72+2011 (D) Kata Kunci : Berita Acara Pemeriksaan, Perlindungan Anak, Hukum Acara Pidana. (E) Isi : Anak adalah amanah yang dianggap sebagai generasi penerus bangsa. Awal proses penyidikan Syahri Ramadhan Burhanuddin, anak berumur 15 (lima belas) tahun telah melanggar Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana dan pemenuhan hak-hak oleh Kepolisian Sektor Bojonggede tidak dilakukan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1997 tentang Pengadilan Anak, serta aturan lainnya yang terkait. Akibat hukum Berita Acara Pemeriksaan yang cacat karena adanya penganiayaan tersebut membuat surat dakwaan dan surat tuntutan batal demi hukum. Dalam perkara ini, Terdakwa dapat mengajukan praperadilan memohon ganti rugi dan rehabilitasi, perlu adanya revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1997 tentang Pengadilan Anak sesuai dengan standar internasional khususnya ICCPR (International Covenant on Civil and Political Rights), dan pemerintah perlu membuat Pengadilan khusus anak-anak sebagai fasilitas khusus dari setiap tahap upaya hukum yang mencakup ruang pemeriksaan khusus anak, ruang tahanan khusus anak, dan ruang sidang anak dengan penyidik Polisi Wanita yang menguasai Ilmu Psikologi Anak dengan tidak menggunakan seragam dinas disertai mekanisme penyidikan yang lebih menekankan pendekatan secara kekeluargaan, sehingga dengan Polisi Wanita yang menguasai Ilmu Psikologi Anak dan ruangan yang khusus untuk anak, pemeriksaan dapat berjalan dengan lancar dan baik bagi kejiwaan anak, karena anak merupakan amanah dan penerus bangsa maka anak perlu senantiasa dijaga, dilindungi dan dijunjung tinggi hak sebagai manusia agar setiap anak kelak mampu memikul tanggung jawab sebagai penerus bangsa. (F)Acuan : 21 (1980-2008) (G) Pembimbing : Soetan Budhi Satria S., S.H., M.H. (H) Penulis: Wulan Dari

Item Type: Article
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Puskom untar untar
Date Deposited: 12 May 2017 02:22
Last Modified: 12 May 2017 02:22
URI: http://repository.untar.ac.id/id/eprint/696

Actions (login required)

View Item View Item