Hubungan Kegiatan Employee Relations Dalam Bentuk Regular Meeting Dengan Kepuasan Komunikasi Karyawan (PT. Dwimulya Tatatunggal - Bandung)

Kusumawati, Nofi (2010) Hubungan Kegiatan Employee Relations Dalam Bentuk Regular Meeting Dengan Kepuasan Komunikasi Karyawan (PT. Dwimulya Tatatunggal - Bandung). Informasi Detail Skripsi. p. 108. ISSN 915060029

[img] Text
3.pdf - Published Version

Download (96kB)

Abstract

Salah satu bentuk hubungan dalam public relations yang mengatur hubungan antara perusahaan dan para karyawannya adalah employee relations. Employee relations dilakukan antara lain adalah untuk menciptakan bentuk hubungan atau komunikasi dua arah yang baik antara pihak manajemen dengan para karyawannya dalam upaya membina kerjasama dan hubungan yabg harmonis di antara keduanya. Regular meeting merupakan bentuk dari employee relations yang di lakukan perusahaan untuk membentuk iklim komunikasi yang positif. PT. Dwimulya Tatatunggal - Bandung adalah perusahaan yang bergerak di bidang makloon dyeing (jasa pencelupan), yang secara rutin melakukan aktivitas regular meeting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara variabel employee relatiions dalam bentuk regular meeting dengan variabel kepuasan komunikasi. Tipe pada penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei. Untuk melakukan analisa data mengenai hubungan antar variabel pada penelitian, menggunakan teknik statistik dengan menggunakan analisa korelasi. Teknik statistik yang akan digunakan dalam analisa korelasi pada penelitian ini menggunakan korelasi rank spearman. Haasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara employee relatiions dalam bentuk regular meeting dengan kepuasan komunikasi karyawan. Berdasarkan nilai koefisien korelasi rank spearman, didapat nilai 0,387. Nilai positif menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif yaitu semakin positif kegiatan employee relations dalam bentuk regular meeting maka semakin positif pula kepuasan komunikasi yang ada. Kekuatan hubungan yang dimiliki oleh kedua variabel di atas adalah lemah tapi pasti. Hubungan bentuk regular meeting terhadap kepuasan komunikasi memberi kontribusi 15%, dan sisanya 85% ditentukan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Item Type: Article
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Puskom untar untar
Date Deposited: 16 May 2017 02:31
Last Modified: 16 May 2017 02:31
URI: http://repository.untar.ac.id/id/eprint/838

Actions (login required)

View Item View Item