TY - THES TI - Psychological Distress Sebagai Mediator Hubungan Celebrity Worship dan Maladaptive Daydreaming Pada Remaja AV - restricted PB - Universitas Tarumanagara ID - RepositoryUntar50327 UR - https://repository.untar.ac.id/id/eprint/50327/ Y1 - 2023/07/11/ A1 - Nawardi, Larasati N1 - Dosen Pembimbing: Roswiyani, Ph.D, Psikolog KW - maladaptive daydreaming KW - celebrity worship KW - psychological distress KW - remaja EP - 69 M1 - masters N2 - Maladaptive daydreaming adalah aktivitas fantasi yang berlebihan hingga dapat menggantikan interaksi manusia dan/atau mengganggu fungsi akademik, interpersonal, atau pekerjaan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran psychological distress sebagai mediator hubungan antara celebrity worship dan maladaptive daydreaming pada remaja. Desain penelitian adalah kuantitatif non-eksperimental dan melibatkan 448 remaja yang berada pada rentang usia 15 sampai 18 tahun. Pengumpulan data maladaptive daydreaming, celebrity worship, dan psychological distress pada remaja menggunakan alat ukur Maladaptive Daydreaming Scale (MDS-16) oleh Somer et al. (2017) yang telah ditranslasi ke dalam Bahasa Indonesia, Celebrity Attitude Scale (CAS) dari Safithri et al. (2020), dan Kessler Psychological Distress Scale oleh Tran et al. (2019). Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Correlation serta pengujian hipotesis menggunakan uji regresi linear dan PROCESS for SPSS. Hasil menunjukan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara celebrity worship dan maladaptive daydreaming (r = 0.38, p < 0.01), celebrity worship dan psychological distress (r = 0.58, p < 0.01), serta psychological distress dan maladaptive daydreaming (r = 0.59, p < 0.01) pada remaja. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa psychological distress berperan sebagai mediator hubungan celebrity worship dan maladaptive daydreaming pada remaja (? = 0.32, p < 0.05, CI = 95% [0.42, 0.67]). Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat umum serta praktisi untuk memahami lebih dalam mengenai variabel maladaptive daydreaming, celebrity worship, dan psychological distress pada remaja. ER -