Amanda, Vania (2024) Gambaran Resiliensi pada Ibu yang Memiliki Anak dengan Kelainan Genetik Langka. Other thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of FullText_Vania Amanda_705210068.pdf] Text
FullText_Vania Amanda_705210068.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of Surat Pengesahan_Vania Amanda_705210068.pdf] Text
Surat Pengesahan_Vania Amanda_705210068.pdf

Download (256kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiliensi pada ibu yang memiliki anak dengan kelainan genetik langka. Penelitian didasari oleh teori resiliensi Reivich and Shatté (2003). Partisipan penelitian adalah 4 ibu yang memiliki anak dengan kelainan genetik langka. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pengambilan data dilakukan melalui wawancara mendalam. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Peneliti menganalisis data dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada faktor emotional regulation, partisipan kedua, ketiga, dan keempat mampu mengelola emosinya dengan tepat, sedangkan partisipan pertama tidak mampu melakukannya. Selaras dengan hal tersebut, partisipan kedua, ketiga, dan keempat memiliki impulse control yang baik, sedangkan partisipan pertama tidak mampu melakukannya. Kemudian pada faktor optimism, partisipan pertama memiliki pandangan yang baik terhadap masa depan, sedangkan partisipan kedua, ketiga, dan keempat tidak memilikinya. Pada faktor causal analysis, setiap partisipan mampu menganalisa penyebab dari suatu permasalahan sehingga mencegah terulangnya permasalahan. Pada faktor empathy, partisipan pertama, kedua, dan keempat mampu mengenali kondisi psikologis individu lain melalui bahasa nonverbal, sedangkan partisipan ketiga tidak mampu melakukannya. Pada faktor self- efficacy, setiap partisipan memiliki keyakinan terhadap kemampuannya untuk memecahkan suatu permasalahan. Kemudian, pada faktor reaching out, setiap partisipan mampu melepaskan diri dari kemalangan dan membuka diri pada lingkungannya. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa setiap partisipan masih perlu mengembangkan diri pada faktor resiliensi yang belum terpenuhi, seperti emotional regulation, impulse control, optimism, dan empathy.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing: Debora Basaria Yulianti, S.Psi., M.Psi, Psikolog
Uncontrolled Keywords: Resiliensi, ibu, anak dengan kelainan genetik langka
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Psikologi
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Admin Fakultas Psikologi
Date Deposited: 08 May 2025 03:39
Last Modified: 04 Aug 2026 08:00
URI: https://repository.untar.ac.id/id/eprint/46697

Actions (login required)

View Item View Item