Jessica, Jessica (2024) Penerapan Asas Lex Specialis Derogat Legi Generalis Terhadap Sanksi Pidana Penipuan Aplikasi Kencan Online pada Putusan Nomor 431/Pid.B/2020/PN.Jkt.Tim. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman Depan_Jessica_205200161.pdf] Text
Halaman Depan_Jessica_205200161.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab isi_Jessica_205200161.pdf] Text
Bab isi_Jessica_205200161.pdf
Restricted to Registered users only

Download (16MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Jessica_205200161.pdf] Text
Daftar Pustaka_Jessica_205200161.pdf

Download (620kB)
[thumbnail of Lampiran_Jessica_205200161.pdf] Text
Lampiran_Jessica_205200161.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Maraknya penipuan melalui aplikasi kencan online menimbulkan permasalahan hukum yang kompleks, terutama terkait penerapan sanksi pidana. Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur No. 431/Pid.B/2020/PN.Jkt.Tim menjadi menarik karena menerapkan asas lex specialis derogat legi generalis dalam menjatuhkan sanksi pidana. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana asas hukum lex specialis derogat legi generalis berlaku terhadap sanksi pidana dalam kasus penipuan aplikasi kencan online. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Penelusuran hukum melalui data sekunder atau sumber kepustakaan meliputi buku, jurnal, surat kabar, internet, dan sumber-sumber lain yang relevan dengan skripsi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) tidak mengatur secara khusus mengenai tindak pidana penipuan melalui media elektronik atau online. Sebaliknya, Pasal 378 KUHP secara khusus mengatur jenis kejahatan ini, karena melarang siapapun menggunakan nama palsu atau martabat palsu (hoedanigheid) bersamaan dengan penipuan atau serangkaian kebohongan untuk mendapatkan sesuatu dari orang lain atau untuk mendapatkan sesuatu. Pada intinya, penipuan internet sama dengan penipuan tradisional dan diatur dalam KUHP tahun 2022 yang disetujui bersama oleh Presiden dan DPR dan mulai berlaku tiga tahun setelah diundangkan, yaitu pada tahun 2026, serta KUHP lama yang masih berlaku pada saat penelitian dilakukan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Dr. R. Rahaditya., S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: Penipuan Aplikasi Kencan Online, Lex Specialis Derogat Legi Generalis, Putusan Pengadilan, Keadilan Hukum
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 07 Jul 2025 03:12
Last Modified: 07 Jul 2025 03:12
URI: https://repository.untar.ac.id/id/eprint/47661

Actions (login required)

View Item View Item