Nabil, Ibnu (2025) REPRESENTASI MASKULINITAS DALAM ANIME VINLAND SAGA: ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES. Other thesis, Universitas Tarumanagara.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK
(A) IBNU NABIL/915220007
(B) REPRESENTASI MASKULINITAS DALAM ANIME VINLAND SAGA: ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
(C) Xvi + 68 hlm, Tahun 2025, tabel 9, gambar 17, Lampiran 3
(D) PERIKLANAN
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri bagaimana anime Vinland Saga merepresentasikan konsep maskulinitas melalui tanda-tanda visual dan narasi cerita dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Latar belakang penelitian berangkat dari perubahan paradigma mengenai maskulinitas yang kini tidak hanya dimaknai sebagai kekuatan fisik dan keberanian, melainkan juga mencakup aspek moral, spiritual, dan kemanusiaan yang tercermin dalam media populer Jepang. Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini berupa teori komunikasi massa dan komunikasi budaya (Bushidō). Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan analisis terhadap tiga lapisan makna semiotik Roland Barthes yaitu denotasi, konotasi, dan mitos yang muncul dari sejumlah adegan penting dalam anime Vinland Saga serta metode pengumpulan data berupa dokumentasi dan wawancara narasumber ahli, yaitu Meta Sekar Puji Astuti, S.S., M.A., Ph.D. Representasi maskulinitas yang ditampilkan oleh tokoh utama yaitu Thorffin, Digambarkan sebagai anak yang lugu sehingga tumbuh menjadi karakter yang penuh amarah, dendam dan haus perang untuk memperoleh kehormatan. Namun seiring berjalannya waktu thorffin menemukan sebuah kehormatan yang dapat dicapai melalui kedamain. Hasil dalam penemuan penelitian memperlihatkan adanya pergeseran representasi maskulinitas dari bentuk tradisional menuju bentuk yang lebih reflektif dan humanis. Nilai-nilai Bushidō masculinity seperti keberanian, kehormatan, dan pengendalian diri IV diinterpretasikan ulang menjadi Heisei Masculinity (Era Heisei) yang menonjolkan introspeksi dan kedamaian batin, serta Salaryman Masculinity yang menekankan kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab sosial. Karakter-karakter seperti Thors, Thorfinn, Askeladd, Canute, dan Einar menjadi simbol perjalanan evolusi maskulinitas Jepang melalui latar budaya Viking. Dengan demikian, Vinland Saga tidak hanya berfungsi sebagai tontonan hiburan, tetapi juga sebagai refleksi kritis terhadap nilai-nilai kejantanan dan kemanusiaan dalam konteks budaya modern.
Kata Kunci: Anime, Maskulinitas, Roland Barthes, Semiotika, Vinland Saga
(E) DAFTAR PUSTAKA: 7 (buku), 21 (jurnal)
(F) Septia Winduwati, S.Sos., M.Si.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Pembimbing: Septia Winduwati, S.Sos., M.Si.
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: FIKOM Perpus
Date Deposited: 16 Apr 2026 07:53
Last Modified: 16 Apr 2026 07:53
URI: https://repository.untar.ac.id/id/eprint/48649

Actions (login required)

View Item View Item