Suwirya, Theresa Indira (2025) PERAN MEDIA SOSIAL DAN E-WoM DALAM FENOMENA FOMO TREN BLIND BOX PADA GEN Z. Other thesis, Universitas Tarumanagara.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK
(A) THERESA INDIRA SUWIRYA/915220038
(B) PERAN MEDIA SOSIAL DAN E-WoM DALAM FENOMENA FOMO TREN BLIND BOX GEN Z
(C) CCXVIII + 218 hlm, Tahun 2025, tabel 3, gambar 12, Lampiran 19
(D) HUBUNGAN MASYARAKAT
Abstrak:
Media sosial di era ini menghadirkan arus konten yang cepat, berbasis viral, dan bersifat personal karena sistem algoritma yang mampu menyesuaikan minat penggunanya. Hal tersebut membuat Gen Z mudah terseret dalam fenomena FOMO terutama ketika adanya tren baru di media sosial, salah satunya FOMO tren blind box. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana media sosial dan Electronic Word-of-Mouth (EWoM) membentuk fenomena FOMO pada tren blind box di kalangan Gen Z. Teori – teori yang digunakan pada penelitian ini meliputi Teori Ketergantungan Media, Teori Prosumer, Teori Pengaruh Sosial, dan Teori Kognitif Sosial (SCT). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data observasi non-partisipatif dan wawancara mendalam dengan empat informan Gen Z serta mewawancarai satu narasumber ahli pakar komunikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan adanya paparan awal dari konten viral yang didorong oleh algoritma TikTok, yakni konten UGC salah satu artis K-Pop. Berdasarkan hasil temuan dari wawancara mendalam dengan empat informan, didapatkan bahwa algoritma berperan dalam menghadirkan konten blind box melalui dua mekanisme yaitu lewat viralitas suatu konten dan interaksi serta aktivitas (likes, comments, shares, durasi menonton) para informan dengan konten serupa. Lewat algoritma, konten UGC blind box dengan trafik tinggi akan direkomendasikan ke para informan. Paparan berulang ini menimbulkan rasa penasaran dan keterlibatan emosional terutama pada perasaan saat unboxing yang mendorong para informan untuk ikut berpartisipasi dalam tren. Faktor – faktor tersebutlah yang menjadi pendorong FOMO. Dalam penelitian ini, informan menyatakan E-WoM berperan sebagai informasi tambahan, namun tidak dominan dalam mempengaruhi keputusan membeli. Temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial berperan dalam membentuk FOMO pada Gen Z melalui kombinasi viralitas yang didorong algoritma, UGC yang beragam dan menghibur untuk ditonton berulang, serta pengaruh sosial yang memperkuat kecenderungan informan ikut dalam tren tersebut.
Kata Kunci: Media sosial, UGC, E-WoM, FOMO, Blind box
(E) DAFTAR PUSTAKA: 61 jurnal + 10 buku
(F) Septia Winduwati S.Sos., M.Si.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Pembimbing: Septia Winduwati S.Sos., M.Si.
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: FIKOM Perpus
Date Deposited: 21 Apr 2026 08:24
Last Modified: 21 Apr 2026 08:24
URI: https://repository.untar.ac.id/id/eprint/48689

Actions (login required)

View Item View Item