Zahra, Asiva (2024) Gambaran Psychological Well-Being Individu Dewasa Penyandang Disabilitas Fisik Pasca Lahir dalam Menghadapi Stigmatisasi Sosial. Diploma thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
File 3. Fulltext.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
|
Text
File 5. Cover dan Surat Pengesahan Pembimbing.pdf Download (194kB) |
Abstract
Psychological well-being (PWB) merupakan kondisi ketika individu merasa puas dengan diri sendiri dan kehidupannya baik di masa lalu maupun sekarang. Kondisi tersebut ditandai ketika individu mampu untuk menerima diri sendiri, menjalin hubungan positif dengan orang lain, hidup dengan mandiri, dapat menguasai lingkungan, memiliki tujuan hidup, serta mampu berkembang. Kondisi PWB yang baik, penting dimiliki oleh individu dewasa karena mulai memegang banyak peranan penting di masyarakat. Namun, beberapa kelompok individu merasa terhambat untuk mencapai kondisi tersebut akibat disabilitas fisik pasca lahir yang dialaminya. Individu penyandang disabilitas fisik pasca lahir perlu diperhatikan karena memiliki kondisi psikologis yang berbeda. Mereka cenderung lebih menutup diri akibat perubahan yang terjadi pada kondisi fisiknya dan stigmatisasi sosial yang baru ditemuinya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui secara detail gambaran PWB individu dewasa penyandang disabilitas fisik pasca lahir dalam menghadapi stigmatisasi sosial. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Penelitian ini melibatkan lima partisipan penyandang disabilitas fisik pasca lahir, individu dewasa (>20 tahun), sudah mengalami kondisi disabilitas fisik pasca lahir minimal satu tahun sejak kejadian, dan pernah atau sedang menghadapi stigmatisasi sosial. Penelitian menggunakan teknik semi-structured interview secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan, seluruh partisipan memenuhi dimensi autonomy dan personal growth. Pada dimensi lain, tidak semua partisipan memenuhinya. Terdapat empat partisipan memenuhi dimensi self-acceptance, tiga partisipan memenuhi dimensi purpose in life, dua partisipan memenuhi dimensi environmental mastery, dan pada dimensi positive relations with others hanya ada satu partisipan saja yang memenuhinya. Lebih lanjut, dukungan sosial menjadi faktor yang dapat memengaruhi kondisi partisipan dalam mencapai psychological well-being.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Meiske Yunithree Suparman, M.Psi., Psikolog |
| Uncontrolled Keywords: | psychological well-being, dewasa, disabilitas fisik pasca lahir, stigmatisasi sosial. |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Psikologi |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi |
| Depositing User: | Admin Fakultas Psikologi |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 07:04 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 07:04 |
| URI: | https://repository.untar.ac.id/id/eprint/49635 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
