Kartohadiprodjo, Aisha Pramadita (2024) Peran Kontrol Diri terhadap Fear Of Missing Out Coffee Shop Viral di Media Sosial pada Remaja Akhir di Jakarta. Diploma thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of File 3. Fulltext.pdf] Text
File 3. Fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of File 5. COVER DAN SURAT PENGESAHAN PEMBIMBING.pdf] Text
File 5. COVER DAN SURAT PENGESAHAN PEMBIMBING.pdf

Download (305kB)

Abstract

Fear of Missing Out (FoMO) sudah menjadi masalah sosial yang cukup luas, dan gejala FoMO terkait dengan masalah kontrol diri. Akhir-akhir ini, coffee shop viral cenderung menjadi area FoMO. Coffee shop viral adalah coffee shop yang populer di kalangan masyarakat. Banyak orang cenderung menghabiskan waktu bersosialisasi di coffee shop untuk kegiatan posting media sosial, bukan untuk menikmati hidangan di coffee shop itu sendiri. Kondisi ini menjadi semakin relevan dalam era digital, di mana media sosial memfasilitasi penyebaran informasi mengenai tren, pengalaman, atau tempat populer, termasuk coffee shop yang viral. FoMO cenderung lebih sering terjadi pada individu dengan kontrol diri yang rendah, karena kesulitan dalam menahan keinginan atau meminimalkan dampak dari eksposur media sosial. Kontrol diri adalah keterampilan penting yang memungkinkan seseorang beradaptasi dengan lingkungannya melalui perilaku, pemahaman, dan pengambilan keputusan yang tepat. Dalam konteks ini, pengendalian diri menjadi faktor utama dalam memahami sejauh mana seseorang mampu menahan dorongan untuk mengikuti tren yang dipromosikan melalui media sosial, seperti kunjungan ke coffee shop populer. Penelitian ini menggunakan skala Fear of Missing Out (FoMO) dari Przybylski, Muryama, DeHaan, dan Gladwell (2013) serta skala kontrol diri dari Averill (1973). Hasil analisis korelasi menunjukkan nilai r = -0,913 dengan Sig. (2-tailed) = 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan negatif signifikan antara kontrol diri dan FoMO. Selain itu, kontrol diri memberikan kontribusi efektif sebesar 33% terhadap FoMO, sementara faktor lain di luar penelitian memengaruhi 67% dari total. Penelitian ini melibatkan 403 remaja akhir berusia 18–22 tahun yang sering mengunjungi coffee shop setidaknya sekali seminggu dan aktif menggunakan media sosial. Tujuan penelitian adalah untuk memahami bagaimana remaja akhir di Jakarta mengelola kontrol diri mereka terhadap fenomena FoMO terkait coffee shop yang menjadi viral di media sosial.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Denrich Suryadi, M.Psi., Psikolog
Uncontrolled Keywords: Fear of Missing Out (FoMO), Kontrol Diri, coffee Shop
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Psikologi
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Admin Fakultas Psikologi
Date Deposited: 04 Jun 2026 03:17
Last Modified: 04 Jun 2026 03:17
URI: https://repository.untar.ac.id/id/eprint/49667

Actions (login required)

View Item View Item