Noviyanthi, Christine Erinna (2024) Gambaran Self-esteem Perempuan Dewasa Muda yang Pernah Mengalami Verbal Abuse dalam Toxic Relationships. Other thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
File 3. Fulltext.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
File 5. COVER DAN SURAT PENGESAHAN PEMBIMBING.pdf Download (220kB) |
Abstract
Kekerasan verbal dalam toxic relationships dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap self-esteem perempuan. Self-esteem atau harga diri merujuk pada persepsi individu terhadap nilai dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana gambaran self-esteem perempuan dewasa muda yang pernah mengalami verbal abuse dalam toxic relationships. Karakteristik partisipan dalam penelitian ini adalah perempuan dewasa muda usia 20-40 tahun, memiliki pendidikan terakhir minimal SMA, berdomisili di Jabodetabek dan berada dalam toxic relationships dengan pasangan, teman, atau keluarga selama 1 bulan hingga 10 tahun. Untuk mendapatkan partisipan yang sesuai dengan karakteristik yang sudah ditentukan, peneliti melakukan screening menggunakan teori toxic relationships oleh Scott (2021) melalui google form. Setelah melakukan screening, partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 10 perempuan dewasa muda berusia 2024 tahun yang berada dalam toxic relationships dengan pasangan, teman, atau keluarga dengan rentang waktu 5 bulan hingga 10 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam (in-depth interview). Pedoman wawancara disusun berdasarkan teori bentuk-bentuk verbal abuse oleh Murray (2021), aspek-aspek self-esteem oleh Coopersmith (1967) dan karakteristik self-esteem oleh Rosenberg (1965). Data hasil wawancara dianalisis menggunakan analisis interaktif model Miles dan Huberman (1984). Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh partisipan berada dalam toxic relationships karena mendapatkan kekerasan verbal dari pasangan, teman, maupun keluarga. Bentuk kekerasan verbal yang paling umum didapatkan yakni berupa name-calling (sebutan negatif) dan threatening (ancaman). Setelah mendapatkan kekerasan verbal dalam hubungan, mayoritas partisipan memiliki gambaran harga diri yang mudah terpengaruh oleh tanggapan negatif orang lain dan memiliki keraguan atas kemampuan diri sendiri.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Roswiyani, Ph.D., Psikolog |
| Uncontrolled Keywords: | Kekerasan verbal, toxic relationships, harga diri, perempuan dewasa muda |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Psikologi |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi |
| Depositing User: | Admin Fakultas Psikologi |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 07:43 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 07:43 |
| URI: | https://repository.untar.ac.id/id/eprint/49706 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
