Arwi, Adelia Vannissa (2024) Hubungan Kesepian dan Kesejahteraan Subjektif pada Murid di Pondok Pesantren. Other thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of File 5. COVER DAN SURAT PENGESAHAN PEMBIMBING.pdf] Text
File 5. COVER DAN SURAT PENGESAHAN PEMBIMBING.pdf

Download (272kB)
[thumbnail of File 3. Fulltext (1).pdf] Text
File 3. Fulltext (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Pesantren menjadi pilihan yang populer bagi orang tua selama bertahun tahun, karena pembelajaran penuh dapat memberikan siswa kesempatan untuk mendapatkan pendidikan dengan kualitas tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak penelitian yang menjelaskan potensi tantangan psikologis yang mungkin dihadapi oleh individu yang bersekolah di asrama, salah satunya adalah kesepian. Kesepian merupakan sebuah perasaan tidak menyenangkan yang terjadi karena adanya ketidaksesuaian antara hubungan sosial yang diinginkan dengan kehidupan interpersonal yang dimiliki. Kondisi ini mengharuskan para santri untuk menyesuaikan sikap mental terhadap ketidaknyamanan yang sedang dirasakan, Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan adanya kesejahteraan subjektif yang tinggi. Kesejahteraan subjektif adalah evaluasi seseorang terhadap kehidupannya, baik evaluasi secara kognitif maupun afektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesepian dan aspek kognitif serta afektif kesejahteraan subjektif pada murid pesantren. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan non-experimental dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Dengan kriteria partisipan yang merupakan seorang santri yang masih menetap di pondok pesantren, berusia 12-21 tahun dan berjenis kelamin permpuan dan terkumpul total partisipan sebanyak 143 orang. Penelitian ini menggunakan 3 alat ukur, untuk mengukur kesepian menggunakan University of California, Los Angeles (UCLA). Untuk mengukur aspek life satisfaction pada kesejahteraan subjektif menggunakan Satisfaction with Life Scale (SWLS), dan untuk mengukur aspek afektif pada kesejahteraan subjektif menggunakan Scale of Positive and Negative Experience (SPANE). Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bersifat negatif pada kesepian dan aspek kognitif kesejahteraan subjektif dengan nilai hasil r = - 0.289. Begitu pula dengan kesepian dan aspek afektif ditemukan hasil r = - 0.512.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Linda Wati S.Psi., M.Psi., Psikolog
Uncontrolled Keywords: Kesejahteraan subjektif, Kesepian, Pesantren
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Psikologi
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Admin Fakultas Psikologi
Date Deposited: 05 Jun 2026 07:38
Last Modified: 05 Jun 2026 07:38
URI: https://repository.untar.ac.id/id/eprint/49771

Actions (login required)

View Item View Item