Mulya, Raynata Danielle (2024) Hubungan Impulsive Buying dengan Kebahagiaan pada Generasi Z di Jabodetabek. Other thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Fulltext_Raynata Danielle Mulya_705210235.pdf] Text
Fulltext_Raynata Danielle Mulya_705210235.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of Cover dan Surat Pengesahan_Raynata Danielle Mulya_705210235.pdf] Text
Cover dan Surat Pengesahan_Raynata Danielle Mulya_705210235.pdf

Download (134kB)

Abstract

Terdapat kemajuan teknologi saat ini, memudahkan individu dalam melakukan banyak hal, salah satunya dalam berbelanja. Kemudahan tersebut mendorong individu untuk melakukan impulsive buying. Impulsive buying semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi digital, e-commerce, dan pengaruh media sosial, terutama di kalangan Z. Impulsive buying merupakan perilaku membeli barang dengan dorongan yang kuat, tanpa adanya perencanaan dan pertimbangan yang matang. Setelah individu melakukan impulsive buying terdapat perasaan bahagia, senang, dan puas tetapi di lain sisi terdapat individu yang memiliki perasaan penyesalan setelah melakukan impulsive buying. Kebahagiaan juga dapat diartikan sebagai kesejahteraan seseorang yang mencakup perasaan dan emosional yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara impulsive buying dengan kebahagiaan pada generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif non-eksperimental dan menggunakan teknik purposive sampling. Partisipan pada penelitian ini sebanyak 304 partisipan yang berusia 18 – 27 tahun, berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, dan berdomisili di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi). Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Impulsive Buying Tendence Scale (IBTS) untuk mengukur impulsive buying dan Satisfaction with Life Scale (SWLS) untuk mengukur kebahagiaan. Hasil analisis korelasi antara impulsive buying dan kebahagiaan, memiliki hasil (r= 0.188** dan p= 0.001 < 0.05) yang menunjukkan berkorelasi secara positif, namun lemah. Maka semakin tinggi impulsive buying, semakin tinggi kebahagiaan pada individu. Hasil yang lemah menunjukkan bahwa kebahagiaan bersifat sementara atau tidak jangka panjang.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen pembimbing : Denrich Suryadi, M.Psi., Psikolog
Uncontrolled Keywords: Impulsive Buying, Kebahagiaan, Generasi Z
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Psikologi
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Admin Fakultas Psikologi
Date Deposited: 05 Jun 2026 07:58
Last Modified: 26 Jun 2026 07:40
URI: https://repository.untar.ac.id/id/eprint/49779

Actions (login required)

View Item View Item