Sukmasari, Dwike Samata (2024) Hubungan Emotion Regulation dan Forgiveness pada Warga Binaan Pemasyarakatan Perempuan. Other thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of File 3. Fulltext.pdf] Text
File 3. Fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[thumbnail of File 5. Cover dan Surat Pengesahan Pembimbing.pdf_.pdf] Text
File 5. Cover dan Surat Pengesahan Pembimbing.pdf_.pdf

Download (309kB)

Abstract

WBP perempuan menghadapi berbagai tantangan selama penahanan, termasuk kehilangan peran sebagai ibu, isolasi sosial, dan pembatasan privasi. Selama penahanan, WBP berpotensi merasa bosan, takut kekerasan, dan kesulitan membangun kepercayaan. WBP perlu melakukan emotion regulation dan forgiveness untuk menjaga kesehatan mental. Terkadang, WBP mengalami kesulitan dalam emotion regulation. Penelitian terdahulu menyebutkan bahwa kesulitan dalam emotion regulation berdampak pada proses forgiveness. Forgiveness merupakan proses perubahan persepsi individu sehingga respon yang muncul berubah dari negatif menjadi netral atau positif terkait pikiran, perasaan, dan kecenderungan perilaku terhadap orang yang menyakiti, perbuatannya, dan dampak dari perbuatannya. Forgiveness dapat diarahkan pada diri sendiri, orang lain, dan situasi. Penelitian ini bertujuan melihat hubungan emotion regulation dan forgiveness pada WBP perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik convenience sampling. Sebanyak 190 WBP perempuan berusia 18-65 tahun telah mengisi kuesioner Difficulties in Emotion Regulation Short Form (DERS-SF) dan Heartland Forgiveness Scale (HFS). Analisis Spearman Correlation menghasilkan r = -.324 dan p = .001 < .01. Hasil menunjukkan hubungan negatif dan signifikan antara kesulitan dalam emotion regulation dan forgiveness. Artinya, semakin kuat kesulitan dalam emotion regulation, semakin lemah kecenderungan forgiveness. Simpulan ini juga dapat dimaknai bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara emotion regulation dan forgiveness. Artinya, semakin kuat kemampuan emotion regulation, semakin kuat kecenderungan forgiveness. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan penting dalam pengembangan intervensi yang lebih efektif untuk mendukung emotion regulation dan forgiveness serta proses reintegrasi sosial WBP. Selain itu, temuan ini dapat menjadi landasan pengembangan ide penelitian lebih lanjut untuk mendalami faktor-faktor yang memengaruhi emotion regulation dan forgiveness.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen pembimbing : Dr. Naomi Soetikno, M.Pd., Psikolog
Uncontrolled Keywords: emotion regulation, forgiveness, Narapidana, Penjara, Warga Binaan Pemasyarakatan perempuan
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Psikologi
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Admin Fakultas Psikologi
Date Deposited: 09 Jun 2026 07:44
Last Modified: 09 Jun 2026 07:44
URI: https://repository.untar.ac.id/id/eprint/49820

Actions (login required)

View Item View Item