Aurellia, Vanessa (2025) Hubungan ketiadaan ayah dengan self-esteem pada gen z. Other thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Fulltext_Vanessa Aurellia Wijaya_705220275.pdf] Text
Fulltext_Vanessa Aurellia Wijaya_705220275.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Surat Pengesahan_Vanessa Aurellia Wijaya_705220275.pdf] Text
Surat Pengesahan_Vanessa Aurellia Wijaya_705220275.pdf

Download (191kB)

Abstract

Generasi Z adalah kelompok yang tumbuh di era digital dengan akses luas ke media sosial, yang sering memicu kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain sehingga mempengaruhi pembentukan self-esteem mereka. Keterlibatan ayah menjadi salah satu faktor yang berpengaruh besar terhadap perkembangan self esteem seseorang. Meski demikian, tidak sedikit anak yang tumbuh tanpa peran ayah yang optimal baik dari sisi kehadiran fisik, dukungan emosional, maupun aspek finansial. Kondisi tersebut sering membuat anak menjadi lebih tertutup, kurang percaya diri untuk menyampaikan pendapat, dan mudah merasa cemas ketika harus tampil dihadapan publik. Studi ini menunjukkan bahwa kedekatan afektif antara ayah dan anak berperan signifikan dalam membantu Generasi Z membangun rasa percaya diri dan penerimaan terhadap diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat hubungan antara ketidakhadiran peran ayah mempengaruhi self-esteem pada Generasi Z, dengan pendekatan teori attachment yang menjelaskan pentingnya ikatan emosional antara ayah dan anak. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang berusia antara 17-24 tahun dan terdapat 191 partisipan dalam penelitian ini pada sampel Generasi Z yang mengalami berbagai bentuk ketidaklibatan ayah. Hasil penelitian ini mengidentifikasi adanya hubungan negatif pada tingkat lemah hingga mendekati sedang, peran ayah dengan self-esteem pada Generasi Z (r = –0,329). Dari hasil penelitian tersebut menegaskan bahwa semakin rendahnya peran ayah dalam kehidupan anak, semakin besar kecenderungan penurunan self-esteem yang dialami. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan bahwa peran ayah yang suportif secara emosional dapat menjadi faktor penting dalam memperkuat self-esteem pada Gen Z, khususnya dalam menghadapi tekanan sosial, ekspektasi digital, dan dinamika interaksi di era modern yang semakin kompleks dan mendunia.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing: Meike Kurniawati, S.Psi., M.M
Uncontrolled Keywords: Ketidaklibatan Ayah, Self-Esteem, Gen Z
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Psikologi
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Admin Fakultas Psikologi
Date Deposited: 17 Jun 2026 02:54
Last Modified: 17 Jun 2026 02:54
URI: https://repository.untar.ac.id/id/eprint/50027

Actions (login required)

View Item View Item