Kalengkongan, Aurelia Naftali (2025) Peran dan dukungan social terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa rantau. Other thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
Fulltext_Aurelia Naftali Kalengkongan_705220324.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
Surat Pengesahan_Aurelia Naftali Kalengkongan_705220324.pdf Download (184kB) |
Abstract
Fenomena mahasiswa rantau di Indonesia menunjukkan adanya tantangan psikologis yang signifikan akibat tuntutan adaptasi lingkungan baru, keterpisahan dari keluarga, serta perubahan jaringan sosial. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan perasaan kesepian dan mempengaruhi persepsi terhadap dukungan sosial, yang selanjutnya dapat berdampak pada kesejahteraan psikologis. Rendahnya kesejahteraan psikologis pada mahasiswa rantau dapat mempengaruhi fungsi emosional, sosial, serta kemampuan individu dalam menjalani peran akademik dan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran loneliness dan perceived social support terhadap psychological well-being pada mahasiswa rantau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Partisipan berjumlah 126 mahasiswa rantau berusia 18–25 tahun yang sedang menempuh pendidikan di wilayah Jabodetabek, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara daring menggunakan Google Form. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi UCLA Loneliness Scale Version 3, Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), dan Ryff Psychological Well-Being Scales (RPWBS). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa mahasiswa rantau memiliki tingkat loneliness yang relatif tinggi (M = 2,84), tingkat perceived social support pada kategori sedang hingga tinggi (M = 5,33), serta tingkat psychological well-being yang cenderung stabil pada kategori sedang (M = 3,91). Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara loneliness dan psychological well-being (r = -0,759; p < 0,001), serta hubungan positif yang signifikan antara perceived social support dan psychological well-being (r = 0,741; p < 0,001). Selain itu, terdapat hubungan negatif yang signifikan antara loneliness dan perceived social support (r = -0,611; p < 0,001). Hasil uji regresi menunjukkan bahwa loneliness berperan signifikan terhadap psychological well-being dengan kontribusi sebesar 69,9% (R² = 0,699; β = -1,503; p < 0,001), yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kesepian, semakin rendah kesejahteraan psikologis mahasiswa rantau. Sementara itu, perceived social support juga berperan signifikan secara positif terhadap psychological well-being (β = 1,140; p < 0,001). Analisis data tambahan menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada ketiga variabel berdasarkan jenis kelamin dan durasi merantau, namun terdapat perbedaan tingkat psychological well-being berdasarkan kelompok usia (p = 0,005). Temuan penelitian ini menegaskan bahwa loneliness dan perceived social support merupakan faktor penting yang berperan dalam kesejahteraan psikologis mahasiswa rantau, di mana dukungan sosial berfungsi sebagai faktor protektif dalam menurunkan dampak negatif kesepian serta meningkatkan psychological well-being.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing: Dr. Fransisca Iriani Roesmala Dewi, M. Si |
| Uncontrolled Keywords: | loneliness, perceived social support, psychological well-being, mahasiswa rantau, dukungan sosial. |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Psikologi |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi |
| Depositing User: | Admin Fakultas Psikologi |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 03:17 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 03:20 |
| URI: | https://repository.untar.ac.id/id/eprint/50028 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
