Anastashia, Gloria (2021) Hubungan Parental Attachment dan Intimacy Berpacaran pada Dewasa Awal yang Berstatus Anak Tunggal. Other thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
FullText_Gloria Anastashia Silalahi_705170236.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
Surat Pengesahan_Gloria Anastashia Silalahi_705170236.pdf Download (942kB) |
Abstract
Individu dewasa awal dalam teori perkembangan psikososial Erikson, berada pada tahapan intimacy vs isolation. Salah satu cara individu memenuhi tahapan perkembangan tersebut yaitu dengan menjalin hubungan berpacaran. Namun pada individu yang berstatus anak tunggal saat menjalin hubungan berpacaran dianggap lebih rentan terhadap konflik. Toman dalam (Carpenter, 2014) berpendapat bahwa anak tunggal tidak siap masuk dalam sebuah hubungan, termasuk hubungan romantis karena anak tunggal hanya memiliki orang tua sebagai contoh dalam interaksi hubungan sejak lahir hingga saat beranjak dewasa. Maka dari fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan parental attachment dan intimacy dalam berpacaran pada dewasa awal yang berstatus anak tunggal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif jenis korelasional. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan melibatkan 106 partisipan. Kriteria subyek yang dalam penelitian ini adalah individu yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan yang berusia 20-30 tahun, berstatus anak tunggal dan sedang menjalin hubungan berpacaran. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengukur parental attachment adalah Inventory of Parent and Peer Attachment-Revised, dan alat ukur yang digunakan untuk mengukur Intimacy adalah Personal Assassment of Intimacy in Relationship. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara parental attachment dan intimacy dalam berpacaran individu dewasa awal yang berstatus anak tunggal. dengan hasil pada parental attachment (mother) terhadap intimacy dalam berpacaran sebesar p = 0.057 > 0.05 dan parental attachment (father) terhadap intimacy dalam berpacaran sebesar p = 0.782 > 0.05. Maka berdasarkan hasil tersebut menyatakan bahwa, tinggi atau rendah nya parental attachment pada dewasa awal yang berstatus anak tunggal, tidak mempengaruhi tinggi atau rendah nya intimacy berpacaran subyek.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing: Meiske Yunithree M. Psi., Psikolog, |
| Uncontrolled Keywords: | Parental attachment, intimacy, berpacaran, dewasa awal, anak tunggal |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Psikologi |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi |
| Depositing User: | Admin Fakultas Psikologi |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 07:31 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 07:31 |
| URI: | https://repository.untar.ac.id/id/eprint/50139 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
