Caturtami, Citias Yabina (2023) Penerapan Art Therapy Untuk Menurunkan Depreso dan Meningkatkan Subjective Well Being Pada Ibu Yang Mengalami Postpartum Deprsession. Masters thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of FullText_Citias Yabina Caturtami_717212006.pdf] Text
FullText_Citias Yabina Caturtami_717212006.pdf
Restricted to Registered users only

Download (11MB)
[thumbnail of Surat Pengesahan_Citias Yabina Caturtami_717212006.pdf] Text
Surat Pengesahan_Citias Yabina Caturtami_717212006.pdf

Download (221kB)

Abstract

World Health Organization (WHO) memperkirakan ada 10 per 1000 kelahiran hidup wanita yang mengalami depresi ringan pasca melahirkan. Depresi pasca melahirkan sedang atau berat berkisar 30 sampai 20 per 1000 kelahiran hidup. Postpartum depression biasanya berlangsung sejak 24 jam, 4-5 hari, beberapa bulan hingga bertahun-tahun setelah melahirkan. Banyak penyebabnya dikarenakan kesulitan untuk berkomunikasi sehingga menyimpan emosi negatif dan pikiran irasional. Salah satu intervensi yang dapat digunakan adalah art therapy. Art therapy bersifat mengendalikan komunikasi, dalam arti individu bebas memilih berkomunikasi verbal maupun non-verbal, terbuka atau terselubung, namun tetap mampu mengungkapkan diri dan perasaan, bahkan ia berpeluang mengungkapkan perasaan yang tidak jelas dan tidak menentu ke dalam bentuk visual. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yang melibatkan lima orang partisipan. Teknik pengambilan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan alat ukur Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) dari Cox dalam Adli (2022), Beck Depression Inventory II (BDI-II) dari Beck dalam Sorayah (2018), Satisfaction With Life Scale (SWLS) dari Diener dalam Akhtar (2019), The World Health Organization Quality Of Life Brief Version (WHOQOL-BREF) oleh WHO Group. Digunakan observasi dan wawancara sebagai analisa tambahan. Desain penelitian menggunakan quasi-experimental terdiri dari dua kelompok. Kelompok eksperimen yaitu kelompok yang diberikan perlakuan dengan kelompok kontrol yaitu kelompok yang tidak diberikan perlakuan. Setelah itu membandingkan nilai pre-test dan post-test setelah menjalankan art therapy sebanyak 12 sesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi art therapy pada kelompok eksperimen dapat menurunkan tingkat depresi secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Art therapy tidak berpengaruh secara signifikan pada aspek kepuasan hidup baik kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol. Terakhir, intervensi art therapy pada kelompok eksperimen dapat meningkatkan kualitas hidup secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan perlakuan.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Dosen Pembimbing: Roswiyani, Ph.D, Psikolog
Uncontrolled Keywords: Depresi pasca melahirkan, art therapy, subjective well being
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Psikologi
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Admin Fakultas Psikologi
Date Deposited: 07 Jul 2026 01:55
Last Modified: 07 Jul 2026 01:55
URI: https://repository.untar.ac.id/id/eprint/50326

Actions (login required)

View Item View Item