Yuditha, Salshabilla (2023) Dukungan Sosial Dalam Pencegahan Kesepian dan Nonsuicidal Self-Injury Pada Remaja Korban Kekerasan Keluarga. Masters thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
FullText_Salshabilla Yuditha_717221029.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
Surat Pengesahan_Salshabilla Yuditha_717221029.pdf Download (158kB) |
Abstract
Nonsuicidal Self-Injury (NSSI) didefinisikan sebagai tindakan merusak diri sendiri yang dilakukan dengan sengaja tanpa maksud untuk bunuh diri. Individu yang mengalami kekerasan dalam keluarga mungkin menggunakan NSSI sebagai cara untuk mengatasi kesepian, atau ketidakmampuan mengatasi konflik dalam hubungan keluarga mereka. Perilaku ini mencerminkan kesulitan individu dalam mengelola emosi negatif dan stres, dengan mengalihkan perhatian mereka melalui rasa sakit fisik yang diinduksi sendiri. Dampak negatif yang ditimbulkan dari kesepian adalah menurunnya kesejahteraan hingga ke arah yang patologis seperti melukai diri. Dukungan sosial, di sisi lain, dapat memainkan peran penting dalam mengurangi risiko NSSI, dimanadukungan sosial dapat menjadi buffer terhadap risiko NSSI yang mungkin timbul akibat kesepian.. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat peranan dukungan sosial sebagai moderator dalam hubungan kesepian dan NSSI pada remaja korban kekerasan keluarga. Kriteria partisipan adalah remaja laki-laki dan perempuan dengan usia 18-21 tahun yang pernah mendapatkan kekerasan dalam bentuk kekerasan fisik, kekerasan emosional, kekerasan seksual dan pengabaian dari pihak keluarga, serta pernah melukai diri dalam kurun waktu 12 bulan (n=213). Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Childhood Trauma Questionnaire-Short Form (CTQ-SF) yang dibuat Bernstein et al., (2003), The Inventory of Statement About Self-Injury (ISAS) yang dibuat Klonsky & Glenn, (2009), University of California Los Angeles (UCLA) Loneliness Scale Version 3 yang dibuat oleh Russell (1996), dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) oleh Zimet et al. (1988). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial berperan memoderasi dalam hubungan kesepian dan NSSI pada remaja korban kekerasan keluarga (hasil moderated regression analysis (MRA): t-value: -2.370, sig: .019). Artinya, adanya dukungan sosial dapat mengurangi dampak negatif kesepian terhadap kecenderungan remaja untuk melakukan NSSI, dimana dukungan sosial berfungsi sebagai pelindung atau pembatas yang mengurangi risiko NSSI yang mungkin muncul akibat pengalaman kesepian. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran terhadap pengembangan kesehatan mental pada remaja melalui poster yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara langsung.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing: Naomi Soetikno, Dr., M.Pd., Psikolog |
| Uncontrolled Keywords: | kesepian, dukungan sosial, NSSI, kekerasan |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Psikologi |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi |
| Depositing User: | Admin Fakultas Psikologi |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 01:26 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 01:26 |
| URI: | https://repository.untar.ac.id/id/eprint/50356 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
