Dhammiya, Mitta (2023) Perbandingan Sosial Sebagai Mediator Hubungan Self-Compassion dengan Gangguan Kecemasan Sosial pada Dewasa Awal Pengguna Instagram. Masters thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
FullText_Mitta Dhammiya_717221030.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
Surat Pengesahan_Mitta Dhammiya_717221030.pdf Download (236kB) |
Abstract
Pada dewasa awal yang memiliki usia 18 hingga 25 tahun dilaporkan menjadi masyarakat yang paling banyak menggunakan media sosial khususnya Instagram. Penggunaan media sosial secara berlebihan terbukti dari penelitian sebelumnya berkaitan dengan gangguan kecemasan sosial. Gangguan kecemasan sosial adalah adanya perasaan takut akan dinilai secara negatif oleh orang lain saat berada di situasi sosial dan kecemasan yang berlebihan atau melakukan penghindaran terhadap situasi tersebut. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa intensitas kecemasan sosial dapat diturunkan oleh self-compassion. Self-compassion, adalah perilaku penerimaan saat dihadapi dengan keadaan yang menyedihkan dan memulihkan diri dengan kebaikan pada diri sendiri. Kecemasan sosial juga ditemukan memiliki kaitan dengan perbandingan sosial. Perbandingan sosial adalah perilaku melihat dan menilai keadaan orang lain, dan membandingkan keadaan orang lain tersebut dengan keadaan diri sendiri yang menjadikan keadaan orang lain tersebut sebagai tolak ukur. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peran perbandingan sosial dalam memediasi hubungan self-compassion dan gangguan kecemasan sosial pada dewasa awal pengguna Instagram. Partisipan dalam penelitian ini yang berjumlah 148 orang, berusia 18-25 tahun, pengguna aktif Instagram, dan memiliki kriteria gangguan kecemasan sosial yang sesuai dengan DSM-V lebih dari enam bulan. Alat ukur yang digunakan adalah Liebowitz Social Anxiety Scale (LSAS), Iowa-Netherlands Comparison Orientation Measure (INCOM), dan Self-Compassion Scale (SCS). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis mediasi melalui PROCESS di SPSS. Hasil menunjukkan bahwa perbandingan sosial memediasi secara parsial terhadap hubungan self-compassion dengan gangguan kecemasan sosial (r = -.2349, p < 0.05). Artinya, self-compassion dengan gangguan kecemasan sosial dapat berhubungan langsung, tetapi juga dapat berhubungan melalui perbandingan sosial. Penelitian ini dapat berkontribusi dalam menambah pengetahuan bahwa orang dengan self-compassion yang rendah akan mengalami gangguan kecemasan sosial jika orang tersebut melakukan perbandingan sosial.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing: Naomi Soetikno, Dr., M.Pd., Psikolog. Riana Sahrani, S.Psi., M.Si., Dr., Psikolog. |
| Uncontrolled Keywords: | Gangguan kecemasan sosial, self-compassion, perbandingan sosial, dewasa awal, instagram |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Psikologi |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi |
| Depositing User: | Admin Fakultas Psikologi |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 01:50 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 01:50 |
| URI: | https://repository.untar.ac.id/id/eprint/50358 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
