Kirana, Liuciana Handoyo (2024) Peranan Resiliensi sebagai Mediator dalam Hubungan antara Parental Burnout IRT Penuh Waktu dan Kesejahteraan Keluarga. Masters thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
Fulltext_Liuciana Handoyo Kirana_707231001.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
Surat Pengesahan_Liuciana Handoyo Kirana_707231001.pdf Download (265kB) |
Abstract
Keluarga dengan latar belakang budaya patrilineal seperti suku Minang, Jawa dan Tionghoa menekankan bahwa tugas ayah adalah mencari nafkah, sedangkan tugas ibu adalah mengurus anak-anak dan rumah tangga. Sebagian besar wanita berpendidikan tinggi rela meninggalkan pekerjaan kantor dan mengambil keputusan menjadi ibu rumah tangga full-time (IRT penuh waktu), kembali kepada kodratnya sebagai seorang ibu. Peran seorang ibu rumah tangga sangat berpengaruh besar dalam menciptakan kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga. Seiring berjalannya waktu, IRT penuh waktu ini mengalami parental burnout karena rutinitas yang baru. Penelitian ini terdiri dari tiga variabel yaitu parental burnout sebagai variabel bebas, kesejahteraan keluarga sebagai variabel terikat. Kedua variabel ini dimediasi oleh resiliensi. Parental burnout adalah sindrom kelelahan yang diakibatkan karena adanya stres kronis berlebihan dalam peran sebagai orang tua. Hal ini disebabkan oleh pekerjaan rumah tangga dan pengasuhan anak yang tak kunjung selesai dalam keseharian. Akibatnya IRT penuh waktu akan merasakan kejenuhan, stres, juga sangat kelelahan secara fisik dan psikologis. Resiliensi adalah daya lenting dalam menghadapi kesulitan dan stres. Kesejahteraan keluarga adalah kesejahteraan emosional dan fisik di dalam sebuah keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Tiga instrumen alat ukur yang dipakai dalam penyusunan kuesioner penelitian ini adalah Parental Burnout Assessment (PBA), Subjective Well-Being For Mother (SWB-M) dan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC). Kuesioner dibagikan secara personal kepada 347 IRT penuh waktu yang sebelumnya pernah bekerja minimal enam bulan dan masih memiliki anak usia sekolah. Hasil penelitian ini adalah resiliensi terbukti sebagai mediator yang baik dalam membantu IRT penuh waktu yang mengalami parental burnout mendapatkan subjective well-being.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing: Fransisca Iriani Roesmala Dewi, Dra., M.Si., Dr. Riana Sahrani, S.Psi., M.Si., Dr., Psikolog |
| Uncontrolled Keywords: | Kesejahteraan Keluarga, Parental Burnout, Resiliensi, Ibu rumah tangga penuh waktu. |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Psikologi |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi |
| Depositing User: | Admin Fakultas Psikologi |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 08:32 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 08:32 |
| URI: | https://repository.untar.ac.id/id/eprint/50445 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
