Amore, Abigail Paquita (2025) ANALISIS PERAN ORGANISASI SEBAGAI FASILITATOR DALAM MEMBANTU MENGHADAPI (STUDI PADA ORGANISASI KELUARGA PELAJAR MAHASISWA INDONESIA BOLAANG MONGONDOW CABANG BANDUNG). Other thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
file_all_915220161.pdf Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK
(A) ABIGAIL PAQUITA AMORE
(B) ANALISIS PERAN ORGNISASI SEBAGAI FASILITATOR DALAM MEMBANTU MENGHADAPI CULTURE SHOCK (STUDI PADA ORGANISASI KELUARGA PELAJAR MAHASISWA INDONESIA BOLAANG MONGONDOW CABANG BANDUNG)
(C) xvii + 108 hlm, Tahun 2025, table 4, gambar 2, Lampiran 14
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak: Mobilitas pendidikan yang meningkat seiring globalisasi mendorong mahasiswa untuk menempuh pendidikan di luar daerah asalnya, sehingga memunculkan kelompok mahasiswa rantau. Kondisi ini menuntut mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan sosial dan budaya yang baru. Namun, proses adaptasi tersebut tidak selalu berjalan dengan lancar. Mahasiswa rantau kerap mengalami culture shock akibat perbedaan bahasa, kebiasaan, nilai, dan pola interaksi sosial dengan masyarakat setempat. Fenomena ini juga dialami oleh mahasiswa asal Bolaang Mongondow yang melanjutkan studi di Kota Bandung sebagai salah satu kota tujuan pendidikan dengan latar budaya yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi Keluarga Pelajar Mahasiswa Indonesia Bolaang Mongondow (KPMIBM) Cabang Bandung dalam membantu anggotanya menghadapi culture shock selama proses adaptasi budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan observasi terhadap anggota KPMIBM Cabang Bandung yang sedang menjalani masa perantauan di Kota Bandung.Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPMIBM Cabang Bandung berperan sebagai ruang dukungan sosial dan pendampingan bagi mahasiswa Bolaang Mongondow dalam menghadapi culture shock. Melalui interaksi antaranggota, pendampingan senior, serta kegiatan organisasi, KPMIBM membantu anggota menghadapi rasa cemas, kesulitan komunikasi, dan perasaan terasing pada masa awal perantauan. Dengan demikian, organisasi mahasiswa kedaerahan memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa rantau menghadapi culture shock di lingkungan pendidikan multikultural.
Kata kunci: mahasiswa rantau, culture shock, peran organisasi, KPMIBM Cabang Bandung
(E) DAFTAR PUSTAKA: 22 (jurnal), 2 (artikel)
(F) Dr. Yugih Setyanto, S.Sos., M.Si.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Dr. Yugih Setyanto, S.Sos., M.Si. |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Ilmu Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Komunikasi > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | FIKOM Perpus |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 07:43 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 07:43 |
| URI: | https://repository.untar.ac.id/id/eprint/50715 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
