PRATAMA, RICKY ANDHIKA (2019) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN CUSHING SYNDROME PADA PASIEN DI KLINIK MITRA HUSADA TASIKMALAYA PERIODE JUNI 2016 – JUNI 2017. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of top.pdf] Text
top.pdf

Download (296kB)
[thumbnail of 1.pdf] Text
1.pdf

Download (121kB)
[thumbnail of 2.pdf] Text
2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (635kB)
[thumbnail of 3.pdf] Text
3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (148kB)
[thumbnail of 4.pdf] Text
4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (162kB)
[thumbnail of 5.pdf] Text
5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (140kB)
[thumbnail of 6.pdf] Text
6.pdf

Download (116kB)
[thumbnail of ref.pdf] Text
ref.pdf

Download (99kB)
[thumbnail of lamp.pdf] Text
lamp.pdf

Download (1MB)

Abstract

Cushing syndrome adalah suatu kumpulan tanda dan gejala klinis akibat
peningkatan hormon glukokortikoid dalam waktu lama. Cushing syndrome dapat
disebabkan oleh faktor dari luar seperti pemakaian obat-obatan kortikosteroid atau
makanan dan minuman yang ditambahkan obat dari golongan kortikosteroid yang
menimbulkan efek merugikan jika digunakan dalam jangka panjang. Tujuan
penelitian ini adalah penulis ingin mengetahui faktor-faktor yang dapat
mempengaruhi kejadian Cushing syndrome. Penelitian ini dilakukan dengan
dengan desain penelitian cross-sectional. Data diambil dari rekam medis dengan
sampel sebanyak 182 orang. Subjek penelitian ini yaitu pasien pria dan wanita
dengan usia minimal 20 tahun yang mengonsumsi jamu reumatik dan obat
kortikosteroid minimal 2 bulan dan didiagnosis cushing syndrome pada periode
Juni 2016 – Juni 2017. Dalam hasil penelitian ditemukan 178 pasien (98%) cushing
syndrome yang memenuhi kriteria inklusi. Penggunaan jamu didominasi oleh pria
(82%) dan rentang usia terbanyak adalah 41 – 60 tahun (57%). Didapatkan 3 faktor
yang mempengaruhi kejadian cushing syndrome, yang terbanyak yaitu jamu (92%).
Dari penelitian ini didapatkan bahwa pasien lebih sering menggunakan 1 jenis jamu
(89%). Didapatkan juga 7 dari 8 jamu reumatik tidak terdaftar dalam BPOM. Lama
penggunaan jamu reumatik dan obat kortikosteroid terbanyak yaitu kurang dari 1
tahun (65%) dengan median 6 bulan. Alasan terbanyak pasien dalam memakai jamu
reumatik dan obat kortikosteroid yaitu lowback pain (24%). Dari hasil penelitian
ini diharapkan masyarakat berhati-hati dalam menggunakan obat kortikosteroid
maupun makanan atau minuman yang dapat menyebabkan efek cushing syndrome.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Johan
Uncontrolled Keywords: Cushing syndrome, Jamu, Reumatik, Kortikosteroid
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Kedokteran
Divisions: Fakultas Kedokteran > Kedokteran
Depositing User: FK Perpus
Date Deposited: 03 May 2021 07:25
Last Modified: 03 May 2021 07:25
URI: https://repository.untar.ac.id/id/eprint/18499

Actions (login required)

View Item View Item