Winata, Raymond Malvin (2019) GAMBARAN PENGETAHUAN SEKS DAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL PADA KELOMPOK LESBIAN, GAY, BISEKSUAL, TRANSGENDER (LGBT). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Cover SKRIPSI.pdf] Text
Cover SKRIPSI.pdf

Download (230kB)
[thumbnail of orisinalitas.pdf] Text
orisinalitas.pdf

Download (318kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (417kB)
[thumbnail of 1.pdf] Text
1.pdf

Download (218kB)
[thumbnail of 2.pdf] Text
2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (936kB)
[thumbnail of 3.pdf] Text
3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (506kB)
[thumbnail of 4.pdf] Text
4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (272kB)
[thumbnail of 5.pdf] Text
5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (353kB)
[thumbnail of 6.pdf] Text
6.pdf

Download (216kB)
[thumbnail of ref.pdf] Text
ref.pdf

Download (330kB)
[thumbnail of Lampiran 2.pdf] Text
Lampiran 2.pdf

Download (706kB)
[thumbnail of Lampiran 3.pdf] Text
Lampiran 3.pdf

Download (27kB)

Abstract

Gambaran Pengetahuan Seks dan Infeksi Menular Seksual pada kelompok
LGBT
Infeksi Menular Seksual (IMS) khususnya HIV/ AIDS merupakan salah satu penyebab
kematian tertinggi kematian di dunia. Pada awal pertama kali dikenali nya HIV/ AIDS
kelompok orientasi homoseksual memiliki faktor risiko tertinggi untuk terinfeksi.
Terdapat penelitian di USA yang menunjukan terdapat peningkatan jumlah pasangan
homoseksual sebanyak 3% tiap tahunnya, hal ini terlihat juga terjadi peningkatan
penularan HIV/ AIDS. Dan jika dibandingkan dengan di Indonesia, terdapat penelitian
oleh DEPKES RI yang menunjukan bahwa tingginya jumlah populasi kelompok LGBT
di Indonesia dan peningkatan kasus IMS yang meningkat tiap tahun pada kelompok
LGBT. Infeksi Menular Seksual dapat terjadi sebagai akibat dari kurangnya
pengetahuan tentang bagaimana cara berhubungan seks yang benar dan aman.
Walaupun sosialisasi tentang HIV/AIDS selama ini sudah dilaksanakan, tetapi ternyata
prevalensi penularan penyakit tersebut tetap tinggi, terutama pada kelompok LGBT
sebagai faktor risiko tertingggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat
pengetahuan kelompok LGBT terhadap pengetahuan seks dan bagaimana cara
penyebaran IMS pada kelompok LGBT, sehingga dapat menurunkan angka Infeksi
Menular Seksual pada kelompok LGBT dengan cara melakukan tindakan preventif &
promotif dengan meningkatkan pengetahuan seks pada kelompok LGBT. Penelitian ini
bersifat deskriptif kategorik dengan metode cross-sectional, pemilihan sampel
menggunakan teknik non-probability sampling dengan jenis judgmental sampling atau
purposive sampling. Subyek penelitian adalah 60 orang responden dari kelompok
LGBT yang tergabung dalam sebuah komunitas dan tinggal di daerah JABODETABEK
(Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi). Pengumpulan data dilakukan secara
tidak langsung dengan menggunakan kuesioner on line dengan Google Form.
Kuesioner terdiri dari pertanyaan tentang status responden, latarbelakang
sosioekonomi, sekolah dan agama, hubungan dengan keluarga, gaya hidup, pendapat
tentang topik tertentu (Pubertas, Reproduksi, dan Relationship), pengalaman
berhubungan seks pertama kali dan sekarang, pengetahuan tentang HIV/ AIDS,
penggunaan kondom, dan pengetahuan tentang IMS yang lebih spesifik. Hasil dari
data deskriptif yang telah terkumpul menunjukan bahwa kelompok terbanyak berasal
dari orientasi seksual gay 40(66,7%) yang memiliki sexrole sebagai versatile 24(40%),
dengan mayoritas berpendidikan minimal S1 38(63,3%) dengan penghasilan
terbanyak lebih dari 10 juta perbulan 29(48,3%), mengetahui bahwa kondom sebagai
salah satu pencegah penularan infeksi menular seksual pada hubungan seks pertama
51(85%) dan hubungan seks sekarang 41(68,3%), dan hasil rata-rata dari
pengetahuan tentang IMS masih kurang(dari 48 poin, mean: 20 poin ; SD: 11).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan seks dan IMS pada
kelompok LGBT masih kurang dan dibawah nilai rata-rata, walaupun responden
memiliki latarbelakang pendidikan tinggi, berpenghasilan baik, dan mengetahui
kondom sebagai pencegah penularan IMS.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Chris, Arlends
Uncontrolled Keywords: Infeksi Menular Seksual (IMS), LGBT, Seks, Kondom
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Kedokteran
Divisions: Fakultas Kedokteran > Kedokteran
Depositing User: FK Perpus
Date Deposited: 03 Jun 2021 00:27
Last Modified: 03 Jun 2021 00:27
URI: https://repository.untar.ac.id/id/eprint/21500

Actions (login required)

View Item View Item